Dua Berita Ciamis Mendunia Hari Ini

Dua Berita Ciamis Mendunia Hari Ini

Pada kesempatan kali ini, situs harapanrakyat.com sebagai penyedia berita seputar Ciamis Dan Pangandaran akan memberikan Dua Berita Ciamis Mendunia yaitu :

  1. Aksi Jalan Cak Min Sudah Sampai Di Ciamis

Rombongan santri yang disebut-sebut sebagai pendukung “Cak Min” telah sampai di Pondok Pesantren Miftahul Ulum sekitar Jum’at (20/07) malam hari.

Pimpinan PonPes Miftahul Ulum, K.H Arief Ismail Chowas mengatakan :

“Rombongan tersebut (Cak Min dan pendukungnya) telah sampai disini dan berencana melanjutkan perjalanan esok hari”.

Selain itu, Johan Jauhar Anwari sebagai Koordinator Laskar Santri “Se-Priangan Timur” mengatakan bahwa :

“Ini adalah bentuk rasa peduli yang ditunjukkan masyarakat, khususnya para santri dalam mendorong Cak Min (Muhaimin Iskandar) untuk maju menjadi Cawapres”.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan gerakan “Sponanitas” yang ditunjukkan para santri yang juga menjaga mandat dari para kyai, agar Indonesia mulai dipimpin oeh seseorang dari kalangan santri untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

Imam Dana Kurnia, Koordinator Lapangan Wilayah Ciamis, juga mengatakan hal yang senada :

“Ini adalah keinginan dan cita-cita rakyat dalam menyuarakan aspirasinya. Bukan hanya kalangan santri yang terlibat dalam aksi ini, tapi berbagai elemen masyarakat juga terlihat sangat antusias  mengikutinya”.

Perjalanan akan diteruskan menuju Manonjaya keesokan harinya.

  1. KOTI Ciamis Siapkan Atlit Bertanding Untuk Tingkat Provinsi

Berita kedua adalah KOTI (Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia) Kab. Ciamis, mulai mengadakan Seleksi Atlit tingkat SD Se-Kabupaten Ciamis. Seleksi ini dimulai Sabtu (21/07) dan dilakukan di Lapangan Sepakbola Desa Dewasari.

Seleksi ini dimaksudkan untuk mencari bakat-bakat terbaik, yang nantinya akan ditugaskan hingga ketingkat provinsi untuk mewakili Kabupaten Ciamis.

Ketua Harian KOTI Kab. Ciamis mengatakan :

“Kegiatan yang kami lakukan adalah persiapan untuk event tanggal 7-9 Agustus 2018 saat Olahraga Tradisional mulai diselenggarakan oleh Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga Provinsi Jabar di Karawang”.

Menurutnya, seleksi ini harus dilakukan agar Kab. Ciamis memiliki talenta atlit yang maksimal.

“Ciamis berkeinginan untuk mengambil kembali gelar juara lebih dari tahun kemarin”, tegasnya.